
Pangkalpinang, metroindonesia.co.id –
Kota Pangkalpinang bersiap melaksanakan program makan bergizi gratis, diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Program ini direncanakan mulai berjalan pada akhir Januari hingga awal Februari 2025. Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, memastikan bahwa pemerintah kota telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Menurut Budi, koordinasi telah dilakukan bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga saat ini, persiapan dapur umum menjadi prioritas utama, meskipun masih terdapat beberapa peralatan yang belum tersedia. “Saat ini kami masih menunggu beberapa peralatan penunjang yang belum tiba. Namun, secara keseluruhan kami optimis bahwa program ini akan berjalan sesuai jadwal,” ungkap Budi, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial dan PMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Program makan bergizi gratis ini dirancang untuk menyediakan paket makanan bernilai Rp10 ribu. Target distribusi mencapai 3.000 hingga 3.500 paket makanan setiap harinya. Adapun lokasi fokus pendistribusian meliputi empat institusi pendidikan, yaitu SD Negeri 35 Kota Pangkalpinang, TK Pembina 1 Kota Pangkalpinang, SMP Negeri 3 Kota Pangkalpinang, dan SMK Negeri 2 Kota Pangkalpinang.
“Kami berencana untuk memulai uji coba program ini pada akhir Januari dan melanjutkannya secara resmi pada Februari mendatang. Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN),” jelas Budi. Ia juga menambahkan bahwa seluruh pendanaan program ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tanpa melibatkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Lebih lanjut, Budi menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap program ini untuk menentukan langkah ke depan. “Kami akan mengevaluasi program ini bersama dengan pihak terkait. Tujuannya adalah memastikan peran dan manfaatnya maksimal bagi masyarakat, khususnya anak-anak,” katanya Jumat,10/01/2025.
Dukungan penuh dari berbagai pihak menjadi kunci sukses pelaksanaan program ini. Budi juga menegaskan bahwa kesiapan pemerintah kota sudah mencapai tahap yang memadai. “Dari segi dana, semuanya sudah siap, termasuk alokasi anggaran di Dinas Pendidikan. Kami hanya tinggal memastikan bahwa semua elemen yang dibutuhkan tersedia tepat waktu,” tegasnya.
Program makan bergizi gratis ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masalah kekurangan gizi di kalangan anak-anak, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya asupan makanan bergizi. “Langkah ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama generasi muda yang merupakan aset masa depan bangsa,” tutup Budi.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, pemerintah kota optimis bahwa program ini akan memberikan dampak positif bagi warga Pangkalpinang, khususnya dalam aspek kesehatan dan pendidikan. (Deky)




