
Natuna,metroindonesia.co.id – Kepedulian terhadap pendidikan di wilayah perbatasan tidak cukup hanya dengan mendorong anak-anak bersekolah. Dukungan nyata juga dibutuhkan agar mereka memiliki kesempatan mengembangkan potensi dan meraih prestasi. Melalui program BNI Sahabat Sekolah Rakyat, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Natuna menyalurkan bantuan tabungan pendidikan kepada 87 siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Natuna.
Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan bertema “Mimpi yang Diberi Ruang” di Sekolah Rakyat Natuna, Sabtu (24/10/2026). Program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) ini juga dirangkai dengan pemberian apresiasi kepada tiga siswa berprestasi serta menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 BNI dan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Natuna.
Kepala Cabang BNI Natuna, Rahmat Tri Saputra, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pendidikan melalui bantuan yang menyentuh langsung siswa dan lingkungan sekolah.
Di Natuna, sebanyak 87 siswa menerima tabungan pendidikan masing-masing Rp80 ribu. Selain itu, tiga siswa berprestasi dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) memperoleh apresiasi masing-masing Rp2 juta.
Meski nilai bantuan tabungan pendidikan relatif terbatas, program ini diharapkan menjadi dorongan bagi siswa untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan mereka. Namun, keberlanjutan dukungan pendidikan tetap menjadi hal penting agar kesempatan berkembang tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Pada tahun ini BNI mewujudkan itu melalui program tanggung jawab sosial CSR yang berkolaborasi dengan Sekolah Rakyat, yang dinamakan program Sahabat Sekolah Rakyat,” ujar Rahmat.
Program BNI Sahabat Sekolah Rakyat dilaksanakan secara nasional dengan menjangkau 15.820 siswa yang tersebar di 173 sekolah, terdiri atas 93 sekolah permanen dan 80 sekolah rintisan.
Rahmat menjelaskan, program tersebut dikembangkan melalui empat pilar utama, yakni Cerdas Belajar, Cerdas Mengelola Keuangan, Cerdas Sekolah, dan Peduli Bersama.
Keempat pilar itu mencakup penguatan semangat belajar dan pengembangan potensi siswa, pengenalan pengelolaan keuangan, dukungan terhadap lingkungan sekolah, serta penumbuhan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar.
Menurut Rahmat, perjalanan BNI selama delapan dekade menjadi momentum untuk memperluas kontribusi perusahaan kepada masyarakat. Peran BNI, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan layanan perbankan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui program sosial yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.
Ia berharap program tersebut tidak hanya hadir dalam momentum peringatan hari jadi perusahaan, tetapi dapat dilanjutkan pada masa mendatang agar manfaatnya dirasakan lebih luas.
Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik mengapresiasi kepedulian BNI Cabang Natuna terhadap dunia pendidikan melalui program CSR tersebut.
Menurut Jarmin, bantuan itu bukan semata-mata dukungan finansial, melainkan juga bentuk kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Ia menegaskan, setiap anak harus memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita tanpa terhambat kondisi ekonomi maupun latar belakang sosial keluarga.
Karena itu, keterlibatan dunia usaha dinilai penting untuk melengkapi upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam membuka ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
“Makanya kami sangat berharap kerja sama dan kepedulian seperti ini terus berlanjut hingga semakin banyak anak-anak Natuna yang mendapat kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi,” katanya.
Jarmin juga berpesan kepada para penerima bantuan agar menjadikan dukungan tersebut sebagai motivasi untuk belajar lebih giat, bekerja keras, dan terus mengembangkan potensi diri.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, tetapi membutuhkan kedisiplinan, ketekunan, usaha, doa, serta dukungan orang tua. Para siswa juga diminta tidak cepat berpuas diri atas pencapaian yang telah diraih.
Melalui program ini, sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan diharapkan tidak berhenti pada penyaluran bantuan sesaat. Keberlanjutan program dan semakin luasnya jangkauan penerima menjadi bagian penting agar semakin banyak anak Natuna memperoleh kesempatan belajar, berprestasi, dan membangun masa depan lebih baik.(WAN)
Editor: leh




