
Natuna, MetroIndonesia.co.id. – Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Natuna, berencana mengajukan bantuan nelayan lewat Provinsi.
Hal tersebut dilakukan karena 2 tahun terakhir ini, anggaran di dinas tersebut turun drastis. Akibatnya banyak program telah kita canangkan harus ditunda.
“Iya anggaran kita minim, karena terkuras untuk penanganan Covid-19,”ucap Dedy Damhudy.
Adapun langkah – langkah telah dilakukan, agar program itu tetap berjalan, pihaknya akan mengajukan bantuan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun mengusulkan program ke Pemerintah Provinsi Kepri.
Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Dinas Perikanan Natuna itu menambahkan, untuk program bantuan alat tangkap bagi nelayan, pihaknya telah mengusulkan kepada Pemrov Kepri. Bantuan diajukan berupa alat tangkap ikan, rumpon ikan, maupun kapal, sesuai spesifikasi dan karakteristik wilayah Natuna.
“kita tetap mengajukan bantuan nelayan ke provinsi. Akan tetapi belum dapat informasi, mana saja yang disetujui,” ujar Dedy Damhudy dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, di komplek Masjid Agung Natuna, Senin 05/07/2021.
Menurutnya, nelayan tempatan masih terbiasa dengan kapal (pompong) berbahan kayu. Karena itu, pihaknya mengajukan bantuan sesuai kondisi wilayah Natuna, identik dengan arus deras, angin kencang dan gelombang tinggi.
Mudah-mudahan semua bisa terkaper, kata Dedy. Diakuinya anggaran banyak terserap untuk penanggulangan covid-19 sesuai kebijakan pemerintah. Kalau mengajukan melalui APBD Natuna, akan sulit, karena anggaran kita terbatas, ucapnya.(* Mon)




