
Maju Jadi Caleg Demi Memperjuangkan Nasib Kaum Perempuan
LINGGA, METROINDONESIA.CO.ID- Maya Sari Safarudin sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat kabupaten Lingga. Popularitasnya semakin terkenal sampai kepelosok desa, ketika dirinya memutuskan terjun ke Dunia politik.
Maya panggilan akrabnya, merupakan istri dari Sekwan DPRD Kabupaten Lingga, Safarudin S.Sos. Ia lahir di Dabo Singkep pada tanggal 16 tahun 1985, mengenyam pendidikan Dasar di SDN 042 Prayun Kundur, SMP Negeri 5 Prayun Kundur dan SMA Negeri 1Kundur. Usai menamatkan SMA, Maya melanjutkan pendidikannya di Universitas Riau(UNRI) setelah mendapatkan gelar sarjana (S1) Administrasi Negara, Maya menempuh pendidikan S2 nya di Universitas Islam Riau (UIR) jurusan ilmu pemerintah.
Sebelum terjun kedunia politik sebagai calon Anggota Legislatif tahun 2024, Maya pernah mengabdi sebagai pegawai di lingkungan pemkab Lingga. Maya juga aktif di berbagai organisasi perempuan salah satunya adalah Gerakan Wanita Indonesia.
Disinggung ketertarikan nya terjun ke Dunia politik, Maya mengaku sebagai perempuan merasa terpanggil untuk mewakili para kaum Hawa, yang selama ini perempuan terkesan tidak terpenuhi hak-haknya, papar Maya kepada awak media Selasa (28/11/2023)
“Secara mental saya sudah siap maju pada pemilihan legislatif tahun 2024, mohon doa restu serta dukungan dari seluruh masyarakat kabupaten Lingga, khususnya dapil satu, meliputi masyarakat Lingga Utara, Lingga Timur, Lingga dan masyarakat Selayar,” paparnya.
Pada Pileg DPRD Lingga, ia membawa visi menjadi wakil rakyat sebagai ladang pengabdian untuk mewujudkan perubahan positif bagi masyarakat. ” Saya sebagai salah seorang Caleg dari perempuan partai Nasdem berjanji akan memperjuangkan hak-hak perempuan, persoalan kekerasan dalam rumah tangga akan menjadi perhatian khusus,” ungkap wanita berkerudung itu.
Dengan tekadnya untuk mengabdi kepada masyarakat, Maya Sari dinilai bukan hanya seorang caleg, tetapi juga representasi dari perempuan pemberani yang siap menghadapi tantangan demi mewujudkan perubahan.
“Iya, bila saya diberi kesempatan jadi wakil rakyat, kedepan program kerja kita tetap nyata dan tidak muluk-muluk, intinya masyarakat tidak butuh janji, keinginan masyarakat ialah kerja nyata,” ungkap Wanita polos berhijab yang penuh ramah dan murah senyum
Dengan demikian pemilihan 2024 ini, akan menjadi panggung bagi Maya Sari untuk membuktikan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat, pada dasarnya perempuan juga mampu menjadi kekuatan di dunia politik perempuan juga mampu membuat perubahan besar terangnya.
“Sejatinya perempuan, wajib mendapatkan tempat yang sama dengan kaum lakik-laki dan mempunyai hak otonom di berbagai sektor termasuk di kancah politik,” ucap Maya.
Apabila saya di beri amanah oleh masyarakat Insya Allah saya siap memperjuangkan hak-hak masyarakat khususnya hak perempuan.(MI/Taufik Safira)
Editor; Soleh .


