HUT Kepri ke-24, 7 Kabupaten Kota Kecipratan Rezeki

(Marzuki SH mewakili Iman Setiawan salurkan sembako (

 

Kepedulian Iman Setiawan Jangkau Kecamatan Jemaja

Anambas, metroindonesia.co.id – Momentum Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ke-24, semangat membangun daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur. Di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, semangat itu hadir dalam bentuk yang sederhana, namun menyentuh langsung kehidupan masyarakat: berbagi sembako.

Sebanyak 100 paket sembako disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Kecamatan Jemaja. Bantuan tersebut merupakan bagian dari aksi sosial yang digagas Ketua DPRD Provinsi Kepri, Haji Iman Setiawan, dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Kepri ke-24.

Bantuan tidak hanya dipusatkan di satu wilayah. Ribuan paket sembako disalurkan kepada masyarakat di sejumlah daerah yang tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau.
Untuk masyarakat Jemaja, bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Marzuki, S.H., Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Kepri, yang hadir mewakili Haji Iman Setiawan.

Bagi sebagian orang, satu paket sembako mungkin terlihat sederhana. Namun bagi keluarga yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari, bantuan tersebut memiliki arti tersendiri.
Di situlah nilai kepedulian itu menjadi penting.

Bantuan bukan semata tentang berapa banyak paket yang dibagikan, tetapi tentang hadirnya perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada jauh dari pusat pemerintahan dan pembangunan.

Kecamatan Jemaja merupakan salah satu wilayah kepulauan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Jarak dan kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, kehadiran bantuan sosial menjadi bagian penting dari upaya membangun kedekatan antara pemerintah, wakil rakyat dan masyarakat.

Camat Jemaja, Mudahir, S.Pi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Haji Iman Setiawan kepada masyarakat Jemaja.

“Atas nama masyarakat Kecamatan Jemaja, kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Haji Iman Setiawan yang telah mau berbagi dan memberikan perhatian kepada masyarakat Jemaja, khususnya kepada warga yang membutuhkan,” ujar Mudahir.

Menurutnya, kepedulian semacam itu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Lebih dari itu, perhatian tersebut menjadi bentuk kebersamaan dalam membangun daerah.

Ia berharap kegiatan sosial seperti ini tidak berhenti pada momentum Hari Jadi Kepri, tetapi dapat terus terjalin di masa mendatang.
Sebab, masyarakat di daerah kepulauan tidak hanya membutuhkan pembangunan dalam bentuk fisik.

Mereka juga membutuhkan perhatian, kepedulian dan kehadiran dari para pemangku kepentingan.

Hari Jadi Provinsi Kepri ke-24 menjadi momentum untuk kembali melihat pembangunan dari sisi yang lebih luas.

Pembangunan memang berbicara tentang jalan, fasilitas umum, pendidikan, kesehatan dan berbagai infrastruktur lainnya. Namun pembangunan juga menyangkut bagaimana masyarakat merasa diperhatikan dan tidak berjalan sendiri menghadapi berbagai kebutuhan hidup.

Penyaluran 100 paket sembako di Jemaja menjadi salah satu gambaran kecil dari semangat tersebut.

Dari satu paket ke paket lainnya, ada pesan sederhana yang ingin disampaikan: masyarakat yang membutuhkan tidak boleh dilupakan.

Bagi Jemaja, perhatian itu menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kepri yang tidak hanya berlangsung dalam seremoni, tetapi hadir dalam bentuk kepedulian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Momentum ini sekaligus memperlihatkan bahwa membangun Kepri bukan hanya soal membangun wilayahnya, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat menjadi bagian dari provinsi kepulauan ini.(TM)

Editor: leh

Bagikan Berita :

Recommended For You

About the Author: metro indonesia

error: Content is protected !!