Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Kepulauan Anambas Resmikan Kapal Penyebarangan.

 

Aambas.metroindonesia.co.id- Usai melaksanakan cuti selama kampaye , Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, meresmikan Kapal penyebrangan Desa Batu Belah ke Desa Temburun, Senin, 7 Desember 2020.

Abdul Haris, mengatakan, ucapan sukur yang tak terhingga karena bisa berkumpul menyaksikan peresmian kapal roro. Meski berbentuk kayu tetapi bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya dua desa Batu belah ke Desa Temburun.

“Pemerintah dan negara membangun daerah dengan bermacam cara, desa sudah leluasa, dikarenakan pemerintah sudah berkomitmen memberikan dua sumber mata anggaran agar bisa berkarya sendiri sesui peraturan perundang – undangan otonomi desa,” ucap Abdul Haris

Tapi tidak semua desa dapat memanfaatkan kesempatan ini,karena ketergantungan pada Kabupaten, Provinsi dan Pusat, merupakan hal wajar.

Hari ini sudah dibuktikan oleh desa Batu Belah. Walaupun belum menjadi roro besi,setidaknya dapat membantu kelancaran transportasi antar desa.

“Insyallah apa yang disampaikan kepala desa tadi, pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui dinas perhubungan akan mempelajari dalam pasilitas ketertiban dan kenyamanan masyarakat untuk menggunakan roro, antar dua desa.

“Semoga kapal roro penyemberangan ini dapat bermaaf bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Desa Batu Belah, Babandi, megucapkan terima kasih kepada Bupati Kabupaten Kepulauan telah hadir dalam acara peresmian tepung tawar kapal roro desa Batu Belah.

“Alhamdulilah sudah bisa kita saksikan bersama pemotongan vita itu tanda kapal sudah bisa dioperasikan mulai dari desa Batu Belah ke desa Temburun,” ucap Babandi.

Ia menjelaskan, kapal penyeberangan dibuat berdasarkan musyawarah masyarakat desa Batu Belah yang tertuang dalam Rancangan Kerja Pemerintah Desa tahun 2020.

“Kapal ini angan – angan dari masyarakat desa Batu Belah agar masyarakat mudah membawa kendaraan ke Kabupaten Kepulauan Anambas. Jumlah kendaraan roda dua di desa batu belah diperkirakan 100 buah,” terang Babandi.

Dengan adanya kapal penyebrangan ini, tentu banyak dampaknya, mempermudah akses transportasi masyarakat desa Batu Belah menuju pusat kota Kabupaten Kepulauan Anambas, mendorong perkonomian masyarakat, meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD).

Kapal roro ini akan dikelola oleh BUMDesa Batu Belah. Ia berharap kepada pemerintah daerah, melalui dinas terkait agar bisa membatu melengkapi pasilitas pelabuhan. Serta bisa mengangkat tiga orang pekerja roro menjadi honorer Pegawai Tidak Tetap ( PTT)./Padri

Bagikan Berita :

Recommended For You

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!