Camat Bunguran Timur : Pendaki Gunung Ranai, Diminta Hati – Hati

(Foto: Camat Bunguran Timur, Hamid Asnan)

Natuna, MetroIndonesia.co.id – Adanya penomena alam, batu terbelah dari atas gunung Ranai, membuat camat Bunguran Timur Hamid Asnan angkat bicara.

Ia meminta, wisatawan lokal, yang suka mendaki gunung, agar berhati – hati, apa bila ingin mendaki gunung Ranai. Hal itu dikarenakan belum adanya bukti autentik, penyebab runtuhnya batu dari atas gunung sebesar rumah masyarakat.

“Belum adanya kajian resmi, mengenai kondisi gunung Ranai paska runtuhnya batu di puncak gunung  pada bulan Juni lalu,” ucap Hamid Asnan kepada media ini Selasa 13/07/2021.

Saat ini, cuaca sedang kurang bersahabat, dimana angin dan hujan sering terjadi. Tapi tidak ada larangan buat pendaki untuk naik gunung, cuma perlu berhati-hati, karena kondisi puncak gunung Ranai belum diketahui secara pasti,  apakah dalam keadaan aman atau tidak.

Himbauan ini juga disampaikan bagi masyarakat pemilik kebun di sekitar lereng gunung Ranai, agar tetap memperhatikan keselamatan saat berada di kawasan gunung .

“ Sampai saat ini, belum ada tim dari pemerintah, melakukan observasi ke puncak gunung paska runtuhnya,” tambahnya.

Tempat terpisah, kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Sar) Natuna, Mexianus Bekabe, meminta masyarakat agar jangan melakukan pendakian dulu. Meski tidak ada larang, namun perlu diwaspadai, hingga dinyatakan aman, ucap Mexianus. (*Mam)

Bagikan Berita :

Recommended For You

About the Author: metro indonesia

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!